Top Stories

Thomas Alva Edison

Biografi

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Thomas Alva Edison adalah satu sosok yang banyak disaput legenda. Penemuannya yang begitu banyak dan sangat berguna, bahkan tak tergantikan selama berpuluh tahun, membuatnya menjadi idola banyak orang. Dan, sebagai idola, tentu banyak kabar burung dan kisah menakjubkan yang disematkan padanya. Tapi, dari sekian banyak kisah menakjubkan itu, tidak banyak yang tahu bahwa Thomas Alva Edison adalah anak seorang pemberontak.

Margaret Hamilton dalam Kokpit Apollo

Biografi

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Perangkat lunak telah menjadi kenyataan sehari-hari bagi sebagian besar di antara kita. Bahkan tulisan di web Indosains ini tak dapat dibaca tanpa perangkat lunak. Tapi tahukah kamu kalau konsep "perangkat lunak" ini dipelopori seorang perempuan? Seorang perempuanlah yang membuka jalan sehingga aku dan kamu sekarang bisa berjejaring di dunia maya seperti sekarang ini. Nama perempuan itu: Margaret Hamilton.

Cecilia Payne

Biografi

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Manusia pernah mengira Matahari itu Dewa. Orang juga pernah mengira Matahari punya satu "tempat" di mana ia akan tenggelam di kala sore dan terbit lagi di kala fajar. Perlahan, Ilmu Pengetahuan menyingkap misteri tentang Matahari. Sains pertama-tama mengungkap bahwa Bumilah yang mengelilingi Matahari, bukan sebaliknya. Lalu jarak dari Bumi ke Matahari diketahui. Tapi baru di tahun 1926 umat manusia benar-benar memahami apa itu Matahari. Dan seorang perempuanlah yang menyingkap fakta itu: Cecilia Payne.

Ah, cuma "teori"!

Sains dan Masyarakat

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Seringkali kita dengar orang bilang: "Ah, cuma teori. Jangan dipercaya." Mungkin ada yang tidak percaya evolusi karena dianggap "hanya teori". Tapi bagaimana jika ada yang tidak percaya bahwa bumi itu bulat, atau tidak percaya teori gravitasi, atau teori medan magnet--karena "hanya teori"? Bagaimana memilah antara teori yang harus dipercaya dan "teori" yang harus dipertanyakan lebih lanjut?

Demon Haunted World--Carl Sagan

Sains dan Masyarakat

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Kalangan agama mengenal konsep "nabi palsu", orang-orang yang memuntir ajaran agama untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Ternyata dunia sains pun mengenal "sains palsu" (pseudo science), di mana sains dipuntir dan diselewengkan untuk mendatangkan ketenaran atau keuntungan finansial bagi para pengusungnya. Baik nabi palsu maupun sains palsu sama merugikannya bagi dunia karena mendatangkan kesesatan. Carl Sagan, ahli fisika perbintangan ternama itu, menulis tentang hal ini dengan apik dalam bukunya "A Demon Haunted World".

Silakan berlangganan pada layanan Newsletter kami, untuk mendapatkan kabar apabila ada artikel baru yang diunggah.